Saat terindah..

Saat Terindah

Saat terindah adalah tatkala seseorang indah menghambakan dirinya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Saat terindah adalah tatkala seseorang merasakan lezatnya dan manisnya rasa iman.
Saat terindah adalah tatkala seseorang lebih mendahulukan cinta kepada Allah dan RasulNya, dibandingkan mendahulukan hawa nafsunya meskipun hawa nafsunya tersebut sangat menginginkannya.
Saat terindah adalah tatkala seseorang hatinya lapang, nyaman, dan tenteram dengan syariat Islam.

Nikmat merasakan manisnya rasa iman, ketaatan, dan berbuat baik adalah nikmat yang tidak mengenalnya kecuali seseorang yang pernah merasakannya. Manisnya rasa iman tidak bisa diukur dengan harta, mewahnya rumah, megahnya bangunan, indahnya yang dipandang, cantiknya perempuan, berkilauan emas dan perak. Manisnya rasa iman akan dirasakan oleh orang-orang yang pernah merasakan itu.

فَمَن يُرِ‌دِ اللَّـهُ أَن يَهْدِيَهُ يَشْرَ‌حْ صَدْرَ‌هُ لِلْإِسْلَامِ ۖ وَمَن يُرِ‌دْ أَن يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَ‌هُ ضَيِّقًا حَرَ‌جًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِ ۚ كَذَٰلِكَ يَجْعَلُ اللَّـهُ الرِّ‌جْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ ﴿١٢٥﴾ وَهَـٰذَا صِرَ‌اطُ رَ‌بِّكَ مُسْتَقِيمًا ۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُ‌ونَ ﴿١٢٦﴾ لَهُمْ دَارُ‌ السَّلَامِ عِندَ رَ‌بِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿١٢٧﴾ – ﴿الأنعام : ١٢٧﴾

“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama)Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. (125) Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran. (126) Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan. (127)” (QS Al-An’am [6]: 125-127)

Ini adalah salah satu dalil yang disebutkan dalam Al-Qur’an tatkala seseorang merasakan saat terindah, yaitu saat melaksanakan syariat-syariat Allah dengan lapang dada, bahkan dia ketagihan untuk merasakan itu. Jauh dari rasa berat, apalagi rasa dibebani. Jauh dari rasa dia ingin menghilangkan ibadah tersebut secepat mungkin, karena dirasa ibadahnya memberatkan dia. Tatkala Allah memberi petunjuk kepada dia, maka “يَشْرَ‌حْ صَدْرَ‌هُ لِلْإِسْلَامِ, “Allah akan lapangkan dadanya untuk memeluk Islam“.

 

Merupakan sebuah ceramah yang disampaikan di Masjid Ar-Rahmat, Jl. Anggrek Cendrawasih, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu pagi, 26 Dzulhijjah 1436 / 10 Oktober 2015, pukul 08:30-11:00. Ceramah yang bernafaskan tazkiyatun nufus ini disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin dengan tema “Saat Terindah“.

Advertisements
Posted in Tanpa kategori
%d bloggers like this: