Betapa sering

Disaat kita melihat dan mengetahui kesalahan orang lain barangkali kita berkata: iih Kok demikian sih, keterlaluan sekali.
Namun ketika kita menyadari telah terjerumus dalam dosa dan kesalahan, betapa sering kita merasa bahwa kesalahan itu kecil & terlalu banyak orang yang kesalahannya jauh lebih besar.
Di saat yang sama barangkali kita merasa telah memiliki cadangan pahala dan janji Atau jaminan masuk surga.
Sobat! Sadarkah kita bahwa cara berpikir seperti di atas adalah wujud dari kesombongan?
Betapa indahnya andai kita berpikir sebaliknya .
Ketika kita terjerembab dalam dosa dan kesalahan, kita merasa bahwa kita adalah orang yang paling banyak dosanya & dan paling sedikit amal ibadahnya.
Sedangkan tatkala kita melihat Saudara kita terjerumus dalam dosa, Alangkah indahnya bila kita berusaha berhusnudzon dengan berkata : Aaah bisa jadi ia tidak sadar atau tidak mengetahui bahwa itu adalah dosa.
Atau paling kurang kita mengira bahwa ia memiliki banyak persediaan pahala yang cukup untuk menebus dosa-dosa nya, atau memiliki amalan yang tidak kita ketahui yang dapat menjadi tebusan dosa-dosanya.
Semoga manfa’at
Twitter @IslamDiaries

Instagram @DiariesImage

Telegram Channel IslamDiaries 
Sumber : Ust. DR. Muhammad Arifin Badri, MA

Advertisements
Posted in tarbiyah
%d bloggers like this: