Kaum minoritas

​الوسطية والاعتدال:

‌🇷‌🇪‌🇳‌🇺‌🇳‌🇬‌🇦‌🇳

*Ya Allah, Jadikanlah Aku Termasuk Kaum Yang Minoritas*
 مَرَّ سَيِّدُنَا عُمَرَ بنَ الخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ذَاتَ يَوْمٍ بِرَجُلٍ فِيْ السُّوْقِ. 

فِإِذَا بِالرَّجُلِ يَدْعُوْا وَيَقُوْلُ:. 

🌤 Suatu hari, Sayyidina ‘Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه pernah melewati seorang pria di pasar, lalu orang tersebut berdoa dan mengucapkan :
« اللهم اجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ القَلِيْلِ … اللهم اجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ القَلِيْلِ » 

👐🏻  “`Ya Allah, Jadikanlah diriku termasuk hamba-hamba-Mu yang sedikit… Ya Allah, Jadikanlah diriku termasuk hamba-hamba-Mu yang  minoritas… “`
فَقَالَ لَهُ سَيِّدُنَا عُمَرَ: مِنْ أَيْنَ أَتَيْتَ بِهَذَا الدُّعَاءِ؟ 

▫Lantas Sayyidina Umar pun bertanya : “Darimana kamu dapati doa seperti ini??” 
فَقَالَ الرَّجُلُ: إنَّ اللهَ يَقُوْلُ فِي كِتَابِهِ العَزِيْزِ:

▪Pria tersebut menjawab : “Sesungguhnya Allah ﷻ berfirman di dalam Kitab-Nya yang mulia :

 ﴿ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ ﴾. 

📖“`Dan alangkah sedikitnya hamba-hamba-Ku uang bersyukur“`
فَبَكَى سَيِّدُنَا عُمَرَ وَقَالَ: كُلُّ النَّاسِ أَفْقَهُ مِنْكَ يَا عُمَرَ. 

💦 Lantas Sayyidina Umar pun menangis. 

Pria itu lalu berkata : “Setiap orang sepertinya lebih faqih dari Anda wahai Umar.” 

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

[Atsar diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam _al-Mushonnaf_ dan Abdullah bin Ahmad bin Hanbal di dalam _az-Zuhd_. Atsar ini didiamkan oleh para ulama, tidak disebutkan shahih atau dha’ifnya. Wallahu a’lam] 

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
        🌹    *PELAJARAN*  🌹
إِذَا نَصَحْتَ أَحَداً بِتَرْكِ مَعْصِيَةٍ كَانَ رَدُهُ: « أَكْثَرُ النَّاسِ تَفْعَلُ ذَلِكَ، لَسْتُ وَحْدِي! »

Jika Anda menasihati seseorang untuk meninggalkan kemaksiatan, seringkali ia membantah : _banyak orang koq yang juga mengerjakannya. Bukan saya sendiri…_
وَﻟَﻮْ ﺑَﺤَﺜْﺖَ ﻋَﻦْ ﻛَﻠِﻤَﺔِ « أَكْثَرُ النَّاسِ » فِي القُرْآنِ الكَرِيْمِ لَوَجَدْتَ بَعْدَهَا: 

Namun, apabila Anda menelaah kata *_Aktsarun Nâs_* (“kebanyakan manusia”) di dalam al-Qur’an al-Karim, niscaya Anda kan dapati lanjutan setelahnya berbunyi :

﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ ﴾ 

📖“`Akan tetapi kebanyakan manusia tidaklah mengetahui“` 

﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ ﴾ 

📖“`Akan tetapi kebanyakan manusia tidaklah beriman“` 

﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ ﴾

📖“`Akan tetapi kebanyakan manusia tidaklah bersyukur“` 
وَﻟَﻮْ ﺑَﺤَﺜْﺖَ ﻋَﻦْ ﻛَﻠِﻤَﺔِ « أَكْثَرَهُمْ » لَوَجَدْتَ بَعْدَهَا: 

Dan jika Anda menelaah kata *_Aktsaruhum_* (“Kebanyakan mereka”), niscaya anda dapat lanjutan setelahnya berbunyi :
﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴾ 

📖“`Akan tetapi kebanyakan mereka tidaklah mengetahui“`

﴿ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ ﴾ 

📖“`Kebanyakan mereka tidaklah berakal/memahami“`

﴿ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ﴾ 

📖“`Namun kebanyakan mereka tidaklah beriman “`

﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَشْكُرُونَ ﴾ 

📖“`Akan tetapi kebanyakan mereka tidaklah bersyukur “`

﴿ كَانَ أَكْثَرُهُم مُّشْرِكِينَ ﴾ 

📖“`Kebanyakan dari mereka adalah orang yang menyekutukan Allah (musyrik)“`

﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ ﴾ 

📖“`Akan tetapi kebanyakan mereka itu bodoh“`

﴿ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ ﴾ 

📖“`Dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik“`

﴿ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ ﴾ 

📖“`Kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik“`

﴿ وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَ ﴾ 

📖“`Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir“`

﴿ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ ﴾

📖“`Kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta“`
فَكُنْ أَنْتَ مِن القَلِيْلِ الَّذِي قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْهِمْ: 

*Jadilah Anda termasuk dari yang sedikit*, yang Allah berfirman tentangnya :
﴿ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ ﴾ 

📖“`Dan alangkah sedikitnya hamba-hamba-Ku yang bersyukur“`

﴿ وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ ﴾ 

📖“`Dan tidaklah beriman bersama dengannya (nabi) melainkan hanya sedikit“`

﴿ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَّا هُمْ ﴾ 

📖“`Kecuali orang yang beriman dan beramal shalih, dan alangkah sedikitnya mereka“`

﴿ ثُلَّةٌ مِّنَ الأَوَّلِينَ ۝ وَقَلِيلٌ مِّنَ الْآخِرِينَ ﴾

📖“`Sebagian besar dari orang-orang terdahulu, dan sebagaian kecil dari orang-orang yang belakangan“`
🕸 Sumber : http://maqola.org/اللهم-اجعلنا-من-عبادك-القليل
🗒 Cinere, 15 Muharam 1438 H

✏ @abinyasalma

Advertisements
Posted in tarbiyah
%d bloggers like this: