Renungan

Istrimu adalah orang yang mengandung keturunanmu dengan susah payah selama 9 bulan.
Ia adalah orang yang paling telaten (rajin) merawat anak anakmu sampai usia dewasa..
Ia pula yang melayani biologismu dengan halal thoyyiba..
Ia pula yang merawat isi rumahmu dan menjaganya..
Masakan yang nikmat adalah masakan istrimu..
Ia mendampingimu dikala suka maupun duka..
Ia merawatmu dengan tulus dikala sakitmu maupun kritismu..
Ia pun tetap mendampingimu walau engkau sudah tua..dan sakit sakitan..
Ia adalah orang yang paling taat pada kebijakannmu, bahkan mungkin keta’atan istrimu kepadamu lebih besar dari pada ta’atnya anak-anakmu kepadamu..
Ini semua dilakukan oleh istrimu tanpa upah dan gaji, namun mereka hanya mengharap pahala dari Allah semata..
Wahai suami yang sholeh..

Jangan sampai engkau tidak penuhi hak dia sebagai istri..

Jangan engkau sia-siakan dia..
Jika Ada waktu senggang yang sebenarnya dapat digunakan untuk ikut membantu pekerjaan rumah tangga atau membantu merawat anak, atau bersenda gurau dengan istri maka sempatkanlah tuk meluangkannya..
Jangan kita malah menggunakannya untuk bbm ria, ngenet, atau malah keluyuran malam gak jelas kemana tujuan….
Ingat ! jangan kau dzolimi dia..
Berbuatlah baik kepada mereka sebagaiman junjungan kita Rosulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda :
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي (رواه ابن حبان)
“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarganya. Dan aku adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarga.” (HR. Ibnu Hibban)
Semoga kita bisa berbuat baik kepada kaum istri kita.. Dengan cara ini in-syaa Allah akan mudah bagi kita mengarahkan mereka kepada kebaikan dan jalan yang benar…
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis,  حفظه الله تعالى
Twitter @IslamDiaries

Instagram @DiariesImage

Telegram Channel IslamDiaries

Advertisements
Posted in tarbiyah
%d bloggers like this: