Al Jannah


👤 Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA

📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir

🔊 Halaqah 71 | Al-Jannah dan Kenikmatannya (Bagian Pertama)

⬇ Download Audio: bit.ly/BiAS-AR-S05-H71

_________________________
AL-JANNAH DAN KENIKMATANNYA (BAGIAN PERTAMA)
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين 
Halaqah yang ke-71 dari Silsilah Beriman kepada hari akhir adalah tentang “Al-Jannah dan Kenikmatannya (Bagian Pertama)”.
AL-JANNAH 

Secara bahasa adalah kebun. 

Secara syariat adalah negeri di akhirat yang penuh dengan kenikmatan yang Allāh sediakan bagi orang-orang yang bertakwa. 
Kenikmatan yang tidak pernah terbetik di hati manusia. Bagaimanapun besar kenikmatan di dunia, maka tidak akan menyamai kenikmatan di dalam surga. Dan bagaimanapun kita berusaha mengkhayal sebuah kenikmatan, maka tidak akan setara dengan kenikmatan di dalam surga. 
Allāh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

 

فَلَا تَعۡلَمُ نَفۡسٌ۬ مَّآ أُخۡفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعۡيُنٍ۬ جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
“Maka sebuah jiwa tidak mengetahui apa yang tersimpan untuknya, berupa kenikmatan yang menyejukkan mata. Sebagai balasan atas apa yang telah mereka amalkan.”
(QS As-Sajdah: 17)
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
قَالَ اللَّهُ أَعْدَدْتُ لِعِبَادِى الصَّالِحِينَ مَا لاَ عَيْنَ رَأَتْ ، وَلاَ أُذُنَ سَمِعَتْ ، وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ
“Allāh ta’ala berkata:
Aku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang sholeh, kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata dan tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik di dalam hati manusia.”
(HR Bukhari 3244 dan Muslim 2824)
Allāh Subhanahu Wa Ta’ala telah mengabarkan kepada kita sebagian dari kenikmatan surga. Nama-nama kenikmatan di dalam surga yang Allāh kabarkan kepada kita sama dengan nama-nama kenikmatan yang ada di dunia. Namun memiliki sifat yang berbeda. 
Rumah di surga lain dengan rumah di dunia, meskipun namanya sama-sama rumah. 
Demikian pula buah-buahan di surga jauh lebih nikmat dari pada buah-buahan di dunia, meski sama namanya.
Allāh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
ڪُلَّمَا رُزِقُواْ مِنۡہَا مِن ثَمَرَةٍ۬ رِّزۡقً۬اۙ قَالُواْ هَـٰذَا ٱلَّذِى رُزِقۡنَا مِن قَبۡلُۖ وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَـٰبِهً۬اۖ
“Setiap kali mereka diberi buah-buahan dari surga mereka berkata, “Inilah rezeki yang telah diberikan kepada kami dahulu di dunia.”

Mereka diberi buah-buahan yang serupa.”
(QS Al-Baqarah: 25)
Ada yang mengatakan serupa warna, bentuk dan namanya. Namun berbeda rasa dan kelezatannya. 
Orang yang masuk ke dalan surga dan merasakan sedikit kenikmatan surga akan merasa bahwa dia tidak pernah susah di dunia.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
“Dan akan didatangkan seorang penduduk surga yang paling susah di dunia. Kemudian dicelupkan sekali celupan di dalam surga.
Kemudian ditanya:

Wahai anak Adam, pernahkah engkau merasakan kesengsaraan?

Apakah pernah engkau tertimpa kesusahan?
Dia menjawab:

“Tidak pernah demi Allāh. Wahai Rabb-ku tidak pernah aku sengsara dan tidak pernah aku melihat kesusahan.”
(HR Muslim)
Dan di antara kesempurnaan kenikmatan surga, bahwa apa yang kita inginkan akan diberi oleh Allāh Subhanahu Wa Ta’ala. 
Allāh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
لَّهُمۡ فِيهَا مَا يَشَآءُونَ خَـٰلِدِينَۚ
“Bagi merekalah apa yang mereka inginkan, di dalam surga, mereka kekal di dalamnya.”
(QS Al-Furqān : 16)

Oleh karena itu, di antara nama-nama surga adalah:
🔗 Jannātun Na’īm 

Yaitu jannah yang penuh dengan kenikmatan, lihat QS Luqman: 8.
🔗 Dārussalām 

Yang artinya negeri yang selamat. Maksudnya selamat dari semua kekurangan dan kejelekan, lihat QS Al-An’am: 127.
🔗 Maqām Amīn 

Yang artinya tempat tinggal yang aman. Yaitu aman dari segala musibah dan kejelekan, lihat QS Ad-Dukhān: 51.
🔗 Dārul Muqāmah 

Yang artinya negeri yang terus menerus ditempati, lihat QS Fāthir: 35.
Demikianlah kesempurnaan kenikmatan di dalam surga, negeri yang penuh dengan kenikmatan, selamat dari semua kekurangan, aman dari segala musibah dan kekal selama-lamanya.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
‘Abdullāh Roy

Di kota Al Madīnah
✒Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS

_______________________

Advertisements
Posted in tarbiyah
%d bloggers like this: